Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted by on Mar 18, 2013 in Blog Motivasi, Motivasi Hidup Sehat | 0 comments

Terang Cahayanya, Terang Belajarnya

Terang Cahayanya, Terang Belajarnya

48
Salam Sukacita !

Saat kamu belajar di rumah, pilihlah tempat belajar yang mempunyai cukup penerangan. Penerangan yang cukup berarti tidak terlalu terang dan tidak redup. Penerangan yang cukup baik, akan membuat matamu rileks. Hal ini berkaitan dengan BAB sebelumnya. Penerangan yang berlebihan akan membuat silau mata dan akibatnya menyebabkan matamu cepat lelah. Demikian juga penerangan yang kurang cukup, akan membuat matamu ekstra keras untuk memperhatikan tulisan dan akibatnya energi yang dikeluarkan matamu akan menyebabkan tubuhmu tidak rileks/nyaman.

Bersyukurlah jika kamu bisa belajar di rumah atau di kamarmu dengan penerangan yang sudah sangat baik, karena masih banyak anak-anak lain di pedalaman sana, mereka terpaksa harus belajar dengan penerangan lilin yang sangat minim. Bersyukurlah !

Bagaimanakah sikap duduk kamu saat belajar? Coba kamu melihat di cermin atau minta orang lain melihat saat kamu belajar sehari-hari, apakah sikap duduk tubuhmu berada dalam sikap duduk yang tegap atau agak membungkuk ? Sikap duduk yang baik akan sangat mempengaruhi penyerapan otakmu bekerja, karena akan mempengaruhi jarak pandangan matamu. Dengan bersikap tegap maka aliran darah dan oksigenpun akan sangat baik, sehingga otakmu sangat berterima kasih akan hal ini.

Apakah kamu suka belajar dengan sikap duduk yang agak membungkuk? Hal ini akan menciptakan kondisi dan perasaan beban berat dan tidak rileks. Apakah kamu suka belajar sambil tidur-tiduran? Hal ini juga kurang baik, karena anak yang sering belajar tidur-tidur akan mempengaruhi jarak pandang matamu dan akibatnya matamu akan minus atau cylinder. Pastinya harus memakai kacamata nantinya.

Anak yang belajar tidur-tiduran juga akan menciptakan suasana yang ngantuk, karena sudah siap untuk tidur. Godaan untuk segera menyelesaikan pelajaran dan segera tidur akan sangat besar kalau kamu belajar sambil tidur-tiduran, beda halnya jika kamu belajar dengan sikap duduk atau bergerak, sehingga tidak terlintas dalam pikiranmu untuk segera ngantuk dan tidur.

Gunakanlah waktu belajarmu dengan efesien dan efektif, artinya belajar dengan strategi yang benar, sikap yang benar dan suasana hati yang benar. Setelah itu, gunakanlah waktunya untuk istirahat tidur. Waktu tidur yang cukup juga sangat mempengaruhi kerja otak kamu. Jika kamu cukup tidur (kurang lebih 8 jam), maka esok hari otak dan tubuhmu akan merasa segar dan kamu siap untuk belajar. Bandingkan jika kamu tidur kemalaman, akibatnya besok pagi tubuhmu akan lemas, kurang oksigen, sering nguap dan matamu ngantuk. Akibatnya pelajaran tidak ada yang masuk ke dalam otak.

Jadi gunakan waktu tidurmu dengan sebaik-baiknya. Itulah rahasia yang diterapkan oleh siswa-siswa berprestasi, sedangkan sebagian siswa menyepelehkan akan hal ini. Makanya tidak heran, kalau prestasinya cuma gitu-gitu doang !

* Motivator Anak & Remaja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *